Langsung ke konten utama

PENTINGNYA KELEMBAPAN PADA PENETASAN DENGAN MESIN TETAS

PENTINGNYA KELEMBAPAN PADA PENETASAN DENGAN MESIN TETAS

Para peternak sekalian pastilah sudah sangat paham bahwa kelembapan sangatlah dibutuhkan dalam sebuah proses penetasan karena jika kita salah atau asal-asalan dalam melakukan manajemen kelambapan ini maka kemungkinan besar tingkat keberhasilan dalam penetasan kita akan rendah bahkan bisa GAGAL.

Para peternak sekalian, bagi anda yang pernah melakukan penetasan dengan mesin tetas, apakah anda pernah mengalami kejadian dimana telur yang fertile dan sudah ada retakan namun gagal menetas? Atau pernahkan anda menemui DOC hasil tetasan anda kondisinya lemah, kecil-kecil, bulunya lengket-lengket, pusarnya tidak tertutup sempurna, kuning telurnya tidak terserap sepenuhnya dan DOC kondisinya labil/ gampang sakit kemudian mati? Padahal ada peternak lain atau dengan telur dari bibit yang sama atau mungkin ditetaskan oleh induknya hasilnya hasil DOCnya jauh lebih baik dari DOC hasil penetasan kita…., hal ini kemungkinan besar disebabkan karena kelembapan kita yang kurang baik.
Nah, pertanyaanya, apa korelasi/ hubungannya antara kelembaban dengan proses penetasan? Kelembaban yang rendah menyebkan anak ayam sulit memecah kulit telur karena lapisan kulit menjadi keras dan berakibat anak ayam melekat/lengket di selaput bagian dalam telur dan akhirnya mati. Sebaliknya, kelembaban yang terlalu tinggi dapat menyebabkan air masuk melalui pori-pori kerabang, lalu terjadi penimbunan cairan di dalam telur. Akibatnya embrio tidak dapat bernapas lalu mengalami kematian. 

Pada tingkat kelembaban yang tinggi pula akan dijumpai anak ayam akan sulit untuk memecah kulit telur atau kalaupun kulit telur dapat dipecahkan maka anak ayam tetap berada di dalam telur karena mati tenggelam dalam cairan dalam telur itu sendiri. Hal ini bisa anda buktikan secara alami pada proses penetasan yang dilakukan pada musim panas dan musim penghujan. Pada musim penghujan dimana kelembapan ideal maka hasil penetasan bisa lebih baik.

Anda mungkin berpendapat, lha ayam yang ngeram dirorok saja tidak pakai nampan air juga hasil tetasannya bisa sampai 90% kenapa ini di mesin butuh nampan isi air untuk kelembapan? Nah, tanpa kita sadari ternyata induk ayam juga sudah punya pengatur kelembapan yang tidak kita perhatikan yaitu kelenjar keringat induk ayam tersebut. Memang kelenjar keringat ayam tidak sama dengan kelenjar keringat manusia, sehingga kita tidak pernah lihat ayam keringetan kalo panas-panasan, namun kelenjar keringat yang seperti itu adalah yang terbaik untuk penetasan, jika ayam punya kelenjar keringat seperti manusia maka kelembapannya akan sangat tinggi, bisa-bisa telurnya basah kena keringat ayam dan akhirnya telurnya tidak bisa pecah/ netas J

Setelah kita mengetahui bahwa pentingnya kelembapan, sekarang berapa sih kelembapan yang dibutuhkan untuk mesin tetas dalam penetasan ayam? Para peternak sekalian, Kelembaban yang dibutuhkan untuk mesin penetas pada 18 hari pertama harus dijaga pada 50% – 55 % dan 3 hari setelahnya atau pada hari ke 19 – 21 sebelum telur ayam menetas, kelembaban harus dinaikkan menjadi 60%-65%. Cara menaikkan kelembaban antara lain dengan menambahkan jumlah air atau menambahkan baki tempat airnya atau ada juga yang menyebutkan bisa dengan menambahkan busa spons atau juga bisa dengan menyemprotkan air pada ruangan mesin tetas denggan hand sprayer.

Peternak sekalian, setelah mengetahui pentingya kelembapan, akibat manajemen kelembapan yang keliru pada penetasan, serta kelembapan yang dibutuhkan untuk penetasan dalam mesin tetas, sekarang bagaimana cara mengukur kelembapan tersebut? Kalo ngukur suhu kita semua tau pakai thermometer nah kalo ngukur kelembapan maka yang kita pakai adalah HYGROMETER. Mungkin anda bertanya, cari dimana ya HYGROMETER? banyak koq pak dijual di poultry shop.

HYGROMETER ini tidak perlu diletakan di dalam mesin tetas, cukup diletakan diluar mesin tetas namun yang dimasukan dalam mesin tetas adalah kabel sensor/ probe, sehingga pengamatan bisa dilakukan lebih sempurna. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beternak Kakak Tua || CONTOH MAKALAH TENTANG KAKAK TUA

Beternak Kakak Tua Beternak burung jenis paruh bengkok seperti kakatua, bayan atau nuri, ternyata tidak sesusah dibilang orang. Asalkan peternak memahami betul karakter burung tersebut, maka segalanya akan menjadi mudah. Seperti yang dilakukan PT Anak Burung Bali Tropikana (ABBT) yang beralamat d Jalan Dangin Puri Banjar Apuan Singapadu Gianyar Bali, ratusan jenis burung paruh bengkok dengan mudah dikembangbiakkan.
Seperti diberitakan Agrobis Burung edisi Minggu 1 Juni 2010, PT Bali Tropikana yang berdiri tahun 90-an telah berhasil menangkarkan berbagai jenis burung kakatua seperti kakatua hitam, alba, medium, molukan, laser, citron, sanguinea, dan govin, bayan sekitar 6 jenis dan nuri sekitar 60 jenis. Awalnya sasarannya pasar internasional, tetapi kini lebih memfokuskan ke pasar nasional.
Menurut Dewa Astawa, penanggung jawab penangkaran, beternak jenis paruh bengkok cukup sederhana asalkan memahami betul karakter burung tersebut. Seluruh binatang, kata Dewa Astawa punya naluri yang ku…

CARA PENANGANAN PENYAKIT SNOT PADA BURUNG

Banyak kesalahan yang dilakukan penghobi burung dalam menangangi burung sakit. Begitu juga dalam penanganan penyakit snot. Snot adalah infeksi saluran pernafasan atas yang menyebabkan timbulnya cairan yang mendesak ke sekitar mata. Jika penanganan terlambat, akan terjadi infeksi sekunder di selaput mata dan daerah lain sekitar mata. Mata burung berair dan terjadi bengkak dan pada saat yang sama infeksi saluran pernafasan atas bisa merembet ke bagian jaringan tubuh lainnya.
Penanganan Standard Wajib
1. Pisahkan burung yang sakit ke sangkar berkerodong atau kardus yang diberi lampu sebagai penghangat. Lakukan hal ini sampai burung benar-benar sembuh.
2. JANGAN PERNAH  mencampur burung-burung sakit pada satu tempat. SATU BURUNG SATU SANGKAR/kotak dengan satu penghangat. Jika dicampur, burung yang sudah mulai sembuh akan terinfeksi lagi penyakit dari burung yang mulai/ sedang sakit.
3. Berikan StopSnot DUA KALI SEHARI, pagi dan sore hari SEBANYAK 1-2 tetes langsung ke mulut/paruh burung.
- Moh…

CARA BETERNAK KENARI BAGI PEMULA

Beternak Burung Kenari Pertama-tama kita tentukan trend kenari apa yang akan kita ternak: 1.Kenari trend postur (body) 2.Kenari trend warna 3.Kenari trend suara 4.atau perpaduan antara ketiganya body, suara dan warna. 1. Kenari Postur Yang dimaksud kenari postur adalah kenari yang mempunyai ciri khas tersendiri pada bentuk tubuhnya, misal: -Kenari Yorkshire (YS) memiliki postur tubuh yang besar namun kurang proporsional, seperti bentuk wortel. -Kenari Gloster memiliki jambul di atas kepalanya sehingga menyerupai topi. -Kenari Frill memiliki bulu terbalik. -Kenari Rusia/Belgia memiliki tubuh yang panjang. -Kenari Norwich memiliki tubuh yang besar dan bulat. 2.Kenari Warna Yang dimaksud kenari warna adalah kenari yang mempunyai ciri khas warna tertentu, dan itu vakum/mutlak, namun tidak semua jenis kenari mempunyai warna yang mutlak, contoh kenari yang mempunyai ciri khas warna mutlak: -Kenari Lizard, mempunyai warna lurik, brontok dengan sedikit warna orange atau kuning di kepalanya. -Kenari Goldfinch…